Cara mendapatkan pinjaman dari Bank:
- Surat ditujukan kepada kepala cabang,
- Dalam pembukaan surat disampaikan tentang jenis usahanya dibidang apa dan usaha telah berlangsung berapa lama,
- Permohonan pembiayaan untuk membiayai apa. Modal kerja, investasi, atau konsumtif,
- Tujuan dari kredit nantinya bagaimana. Maksudnya dengan ada kredit kita bisa meningkatkan target penjualan berapa besar (prosentasi / dalam angka), keuntungan ditargetkan bisa mencapai berapa, atau adanya penambahan assetyang bisa meningkatkan kinerja usaha, atau dll,
- Sebutkan besarnya dana yang dimohon dan jangan lupa sebutkan modal sendiri ada berapa sehingga bank hanya akan memberikan kekurangannya. Biasanya bank hanya memberi maksimal 80% dr project cost, 20% adalah dari modal kita sendiri. Ilustrasinya adalah katakanlah untuk pemenuhan SPK pengadaan komputer dari PT. A, kita memerlukan dana sebesar 100 juta, maka yang bisa dimohonkan kepada Bank maksimal hanya sebesar 80 juta, sisanya adalah dari dana kita sendiri,
- Sampaikan skim kredit yang sesuai dengan pola usaha kita yang akan dibiayai bank. Bila usaha mendapatkan penghasilan tetap perbulan maka skim installmentdapat digunakan, bila usahanya berupa proyek finance maka lebih baik gunakan skim modal kerja dengan sistem bagi hasil atau mengangsur pokok dan bunganya ketika proyek sudah selesai. Ada baiknya diskusikan dengan petugas Bank, skim apa yang tepat, apakah perlu grace period dll. Ingat konsekuensi salah skim kredit, implikasinya kepada beban bunga dan lack liquidityyang harus ditanggung,
- Penutup,
- Sampaikan bahwa kita siap disurvei oleh Tim dari Bank.
0 komentar:
Posting Komentar